Title: Inspirasi Rumah

Struktur Eksterior Lean dari Beton Yang Inovatif The Rolex Learning Center, Ecole Polytechnique Federale

Bangunan beton ini memiliki lubang besar di tengahnya sehingga terlihat seperti sepotong keju besar yang menunggu untuk menjadi bagian dari sandwich. Namun, ini bukan keju raksasa, di dalamnya terdapat ruang fungsional yang hebat. Kenyataannya, konstruksi inovatif ini sangat maju sehingga menjadi arsitektur abad ke-21  

Di tengah cuaca dingin yang menggigil di Ecole Polytechnique Fédérale de Lausanne atau EPFL di Lausanne, Swiss berdiri bangunan dengan lapisan beton putih yang bergelombang ke atas dan ke bawah selaras dengan latar belakang pegunungan Alpen. Bangunan beton ini memiliki lubang besar di tengahnya sehingga terlihat seperti sepotong keju besar yang menunggu untuk menjadi bagian dari sandwich. Namun, ini bukan keju raksasa, di dalamnya terdapat ruang fungsional yang hebat. Kenyataannya, konstruksi inovatif ini sangat maju sehingga menjadi arsitektur abad ke-21.

The Rolex Learning Center yang sedang dibangun dipotret dari Bird’s eye view. Gambar: www.en.wikipedia.org

Struktur beton tumpang tindih raksasa yang mengalir di sepanjang garis melengkung di EPFL adalah ‘The Rolex Learning Center’. Pusat ini dirancang oleh firma Japanese Pritzker Architecture Prize, SANAA di bawah pengawasan Kazuyo Sejima dan Ryue Nishizawa. Dalam proses perancangan, para arsitek melakukan perjalanan ke daerah yang merupakan bagian dari Pegunungan Alpen. Struktur geografi, tangga, dan lereng menjadi inspirasi mereka untuk merancang aliran ruang fungsional indoor ke arah eksterior. Dalam desainnya, para arsitek membayangkan interaksi para siswa abad ke-21. Ruangan outdoor dirancang untuk mendukung berbagai kegiatan penelitian dan pengembangan institut dalam sains dan teknologi. Laboratorium, perpustakaan, dan ruang seminar secara bertahap terpisah dari bangunan utama meskipun masih terhubung ke kurva, konveks, dan garis cekung. Ketika kita masuk, kita akan menemukan diri kita perlahan terus melewati area fungsional. Konveks juga menegaskan area fungsional dari ruang pertemuan atau teater mini. Para arsitek menginginkan konektivitas di area seluas 22.000 meter persegi untuk 600 orang. Selain itu, ruang ini dibutuhkan untuk menghubungkan bangunan dengan lanskap outdoor yang mengarah ke Danau Jenewa dengan latar belakang pegunungan Alpen.