Title: Inspirasi Rumah

VaSLab: Mengungkap Tekstur Asli Home Office dari Beton

Sebuah tempat yang merupakan rumah sekaligus kantor Vasu Virajsilp, arsitek dan pemilik studio desain "VaSLab", dirancang dengan sangat baik. Eksterior, ruang fungsional, dan pemilihan material bagunan ini seluruhnya berpadu menciptakan keunikan dan fungsionalitas yang kaya.   

Meskipun saat ini dekonstruktivisme sudah sering terlihat dimana-mana, 10 tahun lalu, desain ini masih jarang di Thailand. Vasu Virajsilp, arsitek dan pemilik studio desain VaSLab, adalah salah satu anggota kelompok arsitek pertama yang membawa konsep dekonstruktivisme ke Thailand.


Vasu Virajsilp, arsitek dan pemilik studio desain VaSLab

Tidak hanya bentuknya yang membangkitkan rasa ingin tahu,  “beton telanjang" tak berwarnanya pun ikut menambahkan mode liar, trendi, dan misterius yang selama ini menjadi ciri khas Vasu. Setelah berhasil dengan proyek pertama desain beton brut untuk pelanggan, studio pribadi Vasu langsung menjadi proyek keduanya pada tahun 2002. Vasu ingin membangun sebuah home office atau kantor dalam rumah dengan desain beton brutnya. Ia pun menjelaskan bahwa “Niat awal saya adalah membangun home office yang akan menjadi investasi berharga. Saya ingin desain ini menjadi gaya favorit saya ”. Lahan kosong seluas 250 meter persegi yang ia warisi dari keluarganya menjadi home office VaSLab yang bentuk dan bahannya mengungkap tekstur asli dan identitas Vasu.

 “Saya suka karya minimalis dan pahatan. Saya juga suka menggunakan sedikit bahan dan memamerkan tekstur asli dari beton, kayu, baja, dan kaca. Karya saya dipengaruhi oleh era arsitektur modern 1920, terutama karya Le Corbusier. Le Corbusier membangun banyak karyanya dari beton.” Pada masanya, gaya ini disebut Avant-garde. Namun, Vasu menjelaskan bahwa dekonstruktivisme adalah arsitektur yang memilih sedikit bahan inti dan bergeser dari geometrik sederhana ke garis diagonal atau bentuk lebih bebas dan menggunakan beton sebagai elemen inti.

 “Beton melambangkan batu cair. Beton memiliki aneka bentuk dan tidak terbatas pada bentuk vertikal tegak. Beton juga dapat berupa garis diagonal dan memiliki daya tarik "liar" yang tidak ditemukan di jenis bahan lainnya. Ketika kami menghapus cetakan, Anda akan melihat "goresan". Saya suka goresan ini karena terlihat sangat menarik. Goresan ini adalah bahan asli yang merespon sinar matahari sehingga kita bisa mendapatkan tekstur dan tanda yang berbeda di seluruh permukaan. ”