Title: Tips dan Pengetahuan

Perbedaan Semen, Beton dan Mortar

Semen, Beton dan Mortar adalah 3 jenis bahan bangunan yang berbeda, digunakan pada saat yang berbeda-beda dan juga pada properti yang berbeda.  
 

Masih banyak diantara kita sampai saat ini melihat Semen, Beton dan Mortar terlihat seperti adonan abu-abu yang tidak ada bedanya. Namun untuk orang yang biasa bergulat dengan dunia konstruksi, mereka pasti paham dengan detail bahwa konstruksi semen, beton dan mortar adalah hal yang sangat berbeda. Semen, Beton dan Mortar digunakan pada saat yang berbeda-beda dan juga pada properti yang berbeda. Lalu apa saja bedanya dan aplikasinya dalam pembangunan dan konstruksi?

 

SEMEN


Semen adalah pengikat. Seperti tepung dalam resep, tujuan semen adalah untuk menahan bahan-bahan lain bersama-sama. Tetapi Anda tidak bisa menggunakan semen saja. Anda membutuhkan bahan lain dan apa yang Anda campur dengan semen akan menentukan produk akhir. 


Semen terbuat dari batu kapur, kalsium, silikon, besi, dan aluminium, di antara bahan-bahan lainnya. Campuran ini dipanaskan dalam kiln besar sampai sekitar 2,700 ° F (1,482 ° C) untuk membentuk produk yang dikenal sebagai klinker, yang kira-kira menyerupai kelereng. Kemudian bahan-bahan tersebut digiling menjadi bubuk dan gipsum ditambahkan, menciptakan substansi seperti tepung abu-abu yang dikenal sebagai semen. 


Saat Anda menambahkan air pada semen, Anda akan menghasilkan adonan yang biasa disebut pasta semen. Pencampuran semen dengan air memicu proses kimia yang memungkinkannya untuk mengeras. Ada banyak jenis semen yang berbeda, tetapi jenis yang paling umum digunakan dalam konstruksi adalah semen Portland.


Pasta ini berfungsi sebagai pengisi pori-pori diantara butiran-butiran agregat halus, juga bersifat sebagai perekat/pengikat dalam proses pengerasan. Fungsi tersebutlah yang dapat menyebabkan saling terekatnya butiran-butiran agregat dengan kuat dan terbentuklah suatu massa yang padat.

 
 
 
 

Keunggulan SCG Semen Portland Composite (PCC):

  • Sesuai untuk konstruksi dinding yang kuat karena memiliki daya ikat kuat dan rendah penyusutan
  • Diproduksi dengan formula khusus sehingga mudah dan halus ketika diaplikasikan
  • Sesuai untuk konstruksi Beton

Keunggulan SCG Semen Portland Cement Type I (OPC)

  • Sesuai untuk high rise building, karena memiliki daya tekan kuat dan rendah penyusutan
  • Diproduksi dengan formula khusus sehingga mudah diaplikasikan

BETON


Beton adalah campuran dari semen, air, agregat halus (pasir), dan agregat kasar (kerikil) serta kadang-kadang ditambahkan bahan tambah yang sangat bervariasi mulai dari bahan kimia tambahan, serat, sampai bahan buangan non-kimia pada perbandingan tertentu. 


Semen membentuk dari 10 -15% dari total massa beton; proporsi yang tepat bervariasi tergantung pada jenis beton yang dibuat. Agregat membentuk lebih dari 60% campuran beton – dan hingga 80% dalam beberapa kasus. Agregat memberikan massa betonnya, dan air mengaktifkan semen yang menahannya bersama-sama. Berapa proporsi campuran akan menentukan kekuatan, ketahanan terhadap pembekuan dan pencairan, kemampuan kerja, dan waktu yang diperlukan untuk mengeras.


Campuran tersebut apabila dituang dalam cetakan kemudian dibiarkan maka akan mengeras seperti batuan. Pengerasan ini tidak terjadi dengan tiba2 tetapi dikarenakan terjadinya reaksi kimia antara air dan semen yang berlangsung selama waktu yang panjang dan berakibat campuran tersebut selalu bertambah keras setara dengan umurnya.  Beton biasa digunakan dalam proyek struktural dan sering diperkuat dengan tulang baja untuk mempertahankan integritas strukturalnya karena tanah di bawahnya mengendap. Beton paling baik digunakan sebagai support pada bangunan, seperti balok, dinding, atau pondasi bangunan lainnya.

 
 
 

MORTAR


Mortar sebenarnya adalah campuran semen, air, pasir namun ada yang berpendapat bahwa mortar adalah bahan bangunan berbahan dasar semen yang digunakan sebagai “perekat” untuk membuat struktur bangunan. Perbedaan mortar dengan semen adalah bahwa mortar sebenarnya merupakan semen siap pakai yang komponen pembentuknya umumnya adalah semen itu sendiri, filler, dan berbagai jenis additif yang sesuai. 

Seperti kita ketahui, dalam proses penggunaan semen oleh tukang, biasanya kita melihat tukang mencampur semen, pasir ayak, kapur (lime), bata merah halus (opsional), dan air. Pencampuran ini tentunya selalu tidak pernah seragam dan juga hanya berdasarkan “intuisi” si tukang. Adanya mortar tentunya merubah konsep cara pencampuran seperti itu karena mortar adalah Semen Instant siap pakai, hanya tambah air, aduk, kemudian langsung bisa dipakai. 

Di Indonesia telah diperkenalkan beberapa jenis mortar, yaitu antara lain : 
  • Tile Adhesive (Perekat Keramik) Ada vertikal (dinding) dan horizontal (lantai), dan juga ada perekat keramik baru diatas keramik lama (tanpa membongkar keramik lama) 
  • Tile Grout Sebagai pengisi nat (celah) antar keramik 
  • Thin Bed untuk perekat AAC (Autoclaved Aerated Concrete) alias bata ringan 
  • Skim Coat untuk pelapis dinding baru 
  • dll  

Keuntungan Mortar: 

> Diproduksi di pabrik sehingga kualitas dan kuantitasnya dapat dipercaya jika dibanding dengan pembuatan di lapangan 

> Mudah, tinggal ditambah air saja 

> Adanya penambahan bahan additif pada mortar dapat menanggulangi terjadinya lantai terangkat, dinding pecah-pecah/retak, dll. 

 
 
 
 
เรื่อง: SCG Experience

3 วัสดุปูพื้นภายนอก เนรมิตพื้นที่รอบบ้านให้สวยในสไตล์ตะวันตก

วัสดุปูพื้นภายนอก ที่จะมาช่วยสร้างสรรค์พื้นหน้าบ้าน ทางเดินรอบบ้าน ลานจอดรถ พื้นทางเดินในสวน หรือแม้กระทั่งสวนเล็กๆ หลังบ้าน ให้ได้บรรยากาศสวยงามสุดคลาสสิก เสมือนอยู่ในดินแดนของประเทศแถบตะวันตก  

       สำหรับใครที่ชื่นชอบหรือหลงใหลในบรรยากาศอันสวยงามของถนนหนทางหรือพื้นทางเดินที่สุดแสนจะคลาสสิกในประเทศแถบตะวันตก อย่าง อิตาลี สเปน อังกฤษ หรือฝรั่งเศส จนเก็บมาเป็นสไตล์ในฝันแล้วล่ะก็ เรามี 3 วัสดุปูพื้นภายนอก ที่จะมาเนรมิตพื้นทางเดินรอบบ้าน ลานจอดรถ พื้นทางเดินในสวน หรือแม้กระทั่งสวนหย่อมเล็กๆ หลังบ้าน ให้สวย โดดเด่น เสมือนได้อยู่ท่ามกลางประเทศในแถบยุโรปกันเลยทีเดียว ไม่ว่าจะเป็น Stamp Pave, Carpet Stone และ Stamp Concrete

       1. สร้างพื้นทางเดินมิติใหม่ด้วยเสน่ห์จากลายหิน กับ Stamp Pave กระเบื้องปูพื้นที่มีรูปทรงและเส้นสายของลายแผ่นหินที่แตกออกอย่างเป็นธรรมชาติ มีหลากหลายสีสันและลวดลายให้เลือกใช้ มาพร้อมกับความแข็งแรง ทนทาน ชั้นสีผสมอยู่ในเนื้อคอนกรีต ทำให้สีไม่หลุดล่อน และทำความสะอาดง่ายเพราะผ่านการเคลือบผิวหน้าด้วยน้ำยาเคลือบเงาผิวคอนกรีตโดยเฉพาะจากโรงงาน เหมาะสำหรับปูพื้นทางเดินในสวน ลานจอดรถ และพื้นที่อเนกประสงค์รอบๆ บ้าน ให้บรรยากาศในสไตล์ที่ไม่เคยตกยุค

ภาพ: Stamp Pave ลาย London ผิวหน้าเสมือนหินธรรมชาติที่ได้รับแรงบันดาลใจมาจากความสวยงามของท้องถนนในแถบยุโรป 

ภาพ: จากพื้นทางเดินอันแสนโรแมนติกในอิตาลี ถูกถ่ายทอดลวดลายลงบน Stamp Pave ลาย Como และ Naple จนเกิดเป็นเส้นสายที่สงบและผ่อนคลาย

ภาพ: ให้ความรู้สึกคลาสสิกและเพิ่มมิติให้กับพื้นทางเดิน ด้วยกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Milano ผิวสัมผัสของกระเบื้องเสมือนลายหินที่แตกออกอย่างเป็นธรรมชาติ ให้ความรู้สึกคล้ายเดินเล่นอยู่ในสวนต่างประเทศ 

ภาพ: Stamp Pave ลาย Tuscany ด้วยกระเบื้องทรงกึ่งวงกลมที่มีรายละเอียดของลายหินที่ก่อให้เกิดลวดลายต่อเนื่องและลงตัว สามารถนำมาจัดวางสลับสีสันให้เกิดเป็นแพทเทิร์นที่แปลกตาและน่าหลงใหล 

ภาพ: แบ่งสัดส่วนการจัดวางกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Florence ให้เป็นเส้นทางตามการก้าวเดิน พื้นที่ด้านข้างโรยหินกรวดสีขาวและดำขนานไปกับทางเดินยาว เพิ่มลูกเล่นน่ารักๆ ให้กับสวนได้อย่างไม่ซ้ำใคร

ภาพ: ผสมผสานความคลาสสิกและความรู้สึกอ่อนหวานโรแมนติกไปด้วยกันอย่างลงตัว ด้วยรูปทรงและเส้นสายของกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Zofia

       2. หรูหรา ลงตัว ในแบบคลาสสิก ด้วย Carpet Stone กระเบื้องปูพื้นที่นำรูปทรงเรขาคณิตมาจัดวางอย่างลงตัว โดยมีตาข่ายช่วยยึดอยู่ด้านหลัง เพื่อเรียงร้อยก้อนคอนกรีตให้เป็นรูปทรงต่างๆ อย่างเช่น ทรงพัด รูปทรงที่โค้งเว้า ช่วยเพิ่มความหรูหราและโอ่โถงให้กับพื้นที่ได้มากยิ่งขึ้น หรือจะเป็นทรงโค้งแบบครึ่งวงกลม เมื่อนำมาประกบกันก็จะได้วงกลมที่สมบูรณ์ เพิ่มความโดดเด่นให้กับพื้นที่ แต่หากชอบความเป็นธรรมชาติ อาจเลือกรูปทรงอิสระ อย่างรุ่น Natutal ที่ให้ความคลาสสิกและสวยงาม เสมือนเดินอยู่ท่ามกลางธรรมชาติ Carpet Stone สามารถปูพื้นทางเดินในสวน ลานจอดรถ และพื้นที่อเนกประสงค์ต่างๆ เพื่อให้ได้บรรยากาศของความคลาสสิกและสวยงามได้ตามต้องการ 

B.jpg