Title: Tips dan Pengetahuan

Tips Menghindari Masalah Ketika Membangun Lantai Beton Industrial

6 dari setiap 10 bangunan bermasalah dengan lantai, yang sering kali dikarenakan lantai dibuat di lokasi konstruksi dan dihadapkan dengan berbagai suhu serta kondisi cuaca yang berbeda-beda, pekerja yang tidak berpengalaman dan quality control yang buruk baik selama maupun setelah lantai tersebut dibuat.  

Lantai beton merupakan salah satu yang paling sering bermasalah dalam pembangunan industrial saat ini. Survey selama bertahun-tahun mengindikasikan bahwa sekitar 6 dari setiap 10 bangunan bermasalah dengan lantai, yang sering kali dikarenakan lantai dibuat di lokasi konstruksi dan dihadapkan dengan berbagai suhu serta kondisi cuaca yang berbeda-beda, pekerja yang tidak berpengalaman dan quality control yang buruk baik selama maupun setelah lantai tersebut dibuat. Selain itu, lantai lebih banyak digunakan daripada bagian bangunan lain. Adapun masalah serupa yang dilaporkan mencakup:

- Kondisi tanah dasar atau beton pelat dasar yang menimbulkan lantai retak dan pelat goyang
- Debu permukaan, keausan yang tak merata atau prematur, atau kondisi lantai yang tidak pernah terlihat bersih
- Sambungan rusak yang sulit bahkan kadang tidak mungkin bisa diperbaiki
- Kesalahan penerapan bahan permukaan lantai beton light duty (untuk keperluan ringan,seperti pejalan kaki atau benda-benda ringan) vs moderate duty (sedang) atau heavy duty (berat); dan permukaan yang tahan korosi vs yang tidak.

Dari Bawah ke Atas
Untuk memulai pekerjaan dari bagian bawah ke atas; subsoil atau lapisan tanah bawah harus kokoh. Pasalnya, beban pelat itu sendiri sudah besar, namun masih lebih besar beban faktor bobot mati dari mesin dan barang-barang yang disimpan, serta faktor dinamis yang datang dari material yang menangani kendaraan. Oleh karena itu, tanahnya harus kokoh secara permanen atau pelatnya wajib dirancang sebagai pelat struktural.

Masalah bisa saja terjadi jika kondisi tanah sempurna namun bangunannya tidak tertutup. Misalnya, kurangnya levelness/ kelevelan lantai yang disebabkan oleh badai hujan dapat mengakibatkan keretakan karena ketika pelat mengering, ia akan menyusut, dengan resistensi yang diciptakan oleh gesekan antara bagian bawah pelat beton dan bagian atas tanah dasar. Ketika tanah dasar tidak rata, resistensinya akan meningkat karena pelat akan masuk ke dalam tanah dasar tersebut di dua titik, yakni titik tinggi dan titik rendah.

Selain itu, jika titik tinggi tanah dasar tersebut substansial dalam setiap dimensi linier, kelemahan bidang tanah disebut-sebut hampir selalu menyebabkan keretakan. Masalah ini biasanya dapat dihindari dengan cara sederhana, yaitu dengan menunggu selama beberapa hari dan kemudian memperbaiki kondisi tanah yang rusak akibat hujan tersebut. Perlu diingat bahwa pelat tidak boleh dituangkan kecuali jika atap dan dindingnya kencang.Selain itu, desain campuran beton juga akan memiliki efek besar pada penyusutan pelat. Kebanyakan pelat dituangkan dengan proporsi pasir yang terlalu banyak dan terlalu basah. Meskipun memang dapat membuat campuran berkerja dengan baik, kedua faktor tersebut dapat menyebabkan beton menyusut dan retak lebih dari yang diperlukan.

Secara teori, solusi untuk masalah ini sebetulnya mudah, yakni dengan membuat campurannya lebih keras. Namun, setiap campuran harus diperhatikan secara individual sebab gradasi pasir dan batu yang digunakan oleh mesin campuran siap pakai atau bahkan mesin lokasi konstruksi yang berdekatan sering kali sangat bervariasi.

Kegagalan Permukaan

Dua kesalahpahaman utama perihal lantai beton industrial tampaknya merupakan akar dari kegagalan permukaan. Banyak pemilik merasa bahwa yang diperlukan hanyalah menetapkan kekuatan tekan tinggi untuk lantai beton. Padahal sebenarnya terdapat perbedaan besar antara kekuatan tekan dan ketahanan aus permukaan. Misalnya, beton 3000 atau 4000-psi hanya berarti bahwa beton akan menahan gaya tekan dalam silinder beton berukuran 6 kali 12 inci. Angka kekuatan tekan hanya berhubungan dengan titik pemutusan internal, bukan daya pakai.

Kesalahpahaman lainnya melibatkan agregat. Agregat khusus sering kali digunakan untuk membantu menguatkan permukaan lantai. Berbagai bahan seperti ini tersedia secara komersial mulai dari agregat batu besar hingga agregat pasir atau agregat logam. Dalam hal ini, bahan-bahan ini memang membantu, namun mereka bukanlah solusi mujarab karena mereka tidak akan bisa berkontribusi penuh jika elemen-elemen lain tidak dikontrol dengan baik.

Faktor utama dalam memproduksi lantai beton semen portland yang baik adalah rasio air-semen. Kekuatan campuran beton tergantung pada jumlah air campuran yang digunakan dalam batch, asalkan betonnya bisa bekerja, agregatnya bersih dan berstruktur baik. Kekuatan beton berkurang saat rasio air meningkat.

Dalam hal ini, ada tiga syarat yang sama pentingnya, yaitu rasio air-semen, workabilitas atau kemampuan kerja beton, dan kebersihan serta jenis agregat. Memulai dengan materi terkuat, yang selalu kami ingin masukkan sebanyak mungkin, yakni agregat kasar. Jumlah minimum air untuk semen portland adalah 3,1 hingga 3,2 galon per sak. Menurut aturan rasio air-semen, rasio yang lebih dari itu akan menyebabkan hilangnya beberapa kualitas semen portland. Pada akhirnya, workabilitas menjadi syarat penting karena tanpanya, semua partikel semen tidak akan tersaturasi dengan air, lapisan pasta semen agregat tidak akan lengkap, dan ruang kosong (void) pun akan terperangkap dalam campuran ketika diterapkan. Selain itu, campuran yang dihasilkan akan menjadi mahal karena membutuhkan waktu lama untuk mencampurkannya dan memiliki tingkat kesulitan ekstrim dalam menanganinya.

Sayangnya, saat kami mencoba untuk mencampur satu batch semen dengan rasio hanya 3,1 sampai 3,2, termasuk air yang terkandung dalam agregat - terutama pasir - kami menemukan bahwa campuran tersebut tidak bisa diterapkan jika jumlah agregat kasarnya maksimum.

Sejumlah besar pencampuran beton akan menghasilkan beton yang bisa dikerjakan dengan kadar air rendah. Namun, dalam memproduksi beton yang mudah selesai, kadar air lebih rendah yang diperbolehkan dengan penggunaan beberapa campuran tambahan tidak serta merta mengakibatan susutan beton menjadi lebih rendah pula, yang mana hal ini adalah tujuan utama dari diturunkannya kadar air dalam campuran tersebut. Penggunaan campuran yang berlebihan dapat menyebabkan agregat kasar tenggelam ke bagian bawah pelat yang akhirnya akan memperburuk tepi pelat yang bergelombang. Pilihan yang sangat baik untuk menghilangkan sambungan lantai adalah beton yang mampu mengkompensasi susut (bukan susut yang mengurangi campuran tambahan beton) karena mampu menghilangkan tepi yang bergelombang (tidak ada sambungan = tidak ada gelombang). Selain itu, lokasi utama permukaan dapat terhindar dari tekanan pada beton.

Topping yang Ditangguhkan
Lantai beton industrial paling baik dibangun dengan permukaan yang terpisah - topping yang ditangguhkan. Untuk melakukannya, beton pelat dasar dicetak sekitar 3/4-inci di bawah elevasi yang telah selesai dan permukaan yang terpisah diterapkan setelah pelat mengeras. Topping tipis memungkinkan air untuk keluar dari campuran setelah workabilitas untuk pengadukan dan penerapan tidak diperlukan lagi. Topping dapat diaplikasikan ke pelat dasar pada hari berikutnya atau nanti. Instalasi yang ditunda seperti ini lebih disukai karena memungkinkan terjadinya sebagian besar susut pengeringan pada pelat dasar.

Segera sebelum topping ditempatkan, pelat dasar akan telah tersaturasi sehingga tidak akan menyedot air dari campuran topping. Juga, nat semen digosokkan ke permukaan pelat secara menyeluruh sebagai bahan pengikat (tentu saja, pelat harus disiapkan dengan permukaan yang dapat diikat). Selanjutnya, campuran topping ditempatkan, biasanya berisi satu yard kubik agregat kasar untuk setiap satu yard kubik campuran topping. Agregat halus dimasukkan secukupnya guna mengisi semua ruang antara partikel-partikel agregat kasar. Setelah campuran topping bertepi lurus, air yang dapat bekerja diekstraksi untuk menyelesaikan tingkat lantai.Lapisan goni ditempatkan di atas campuran dan bahan penyerap air disebarkan di atas lapisan tersebut. Lalu, air dari campuran di bawah goni tersebut akan mulai tertarik dengan cepat, dan dalam 10 hingga 20 menit, semua air yang bisa ditarik akan selesai dibuang.

Jelas, bahan ini bisa dilepas sebelum pembuangan air maksimum. Tetapi, jika dibiarkan sampai potensi maksimum dari teknik tercapai, campuran topping yang dihasilkan akan sangat keras dan berbatu sehingga peralatan floating bergetar khusus diperlukan untuk membuat permukaan “bekerja". Dalam hal ini, troweling melakukan tiga hal: menghaluskan, menguatkan, dan memberikan kilap built-in pada permukaan.

Proses penghalusan permukaan dapat dilakukan dengan relatif cepat, dan sebagian besar lantai hanya di-troweling sampai proses ini saja. Permukaan yang dihasilkan akan sangat "lembut" sehingga lantai mungkin akan cepat aus dan tidak merata. Manfaat dari troweling mungkin tidak akan terwujud sepenuhnya sampai dilakukannya enam troweling dalam kondisi cuaca yang paling menguntungkan di musim panas, dan sepuluh troweling dalam cuaca yang tidak menguntungkan di musim dingin. Troweling menekan kelembaban dari permukaan karena tekanan blade.

Setiap proses troweling akan mengeluarkan partikel air yang menempel di luar partikel semen. Sama halnya, serat beton yang terganggu oleh pergerakan uap air pun akan terkonsolidasi ke permukaan lantai. Troweling harus dilanjutkan sampai beton mengeras hingga tidak ada plastisitas.

Langkah terakhir adalah proses penyembuhan beton dengan air (water curing). Lantai dibanjiri air dan ditutupi kertas. Air ini harus ada untuk semen setelah proses kimia rumit dari pengerasan semen.

Untuk Penggunaan Rata-Rata
Banyak fasilitas yang lantainya tidak dipergunakan untuk hal-hal yang membutuhkan kekuatan kasar topping.

Untuk ini, lantai monolitik dapat ditingkatkan. Setelah beton ditempatkan, permukaan dihaluskan, dan tanah dasar selesai dibuat dengan finish tepi lurus, agregat yang dicampur dengan semen diaplikasikan ke permukaan dan ditancapkan dengan kedalaman sekitar ¾ inci. Hal ini dapat memadatkan permukaan dan membantu menyerap guncangan dan dampak yang akan melemahkan, dan akhirnya menghancurkan pasta semen biasa.

Pasta semen di permukaan juga harus cukup kuat untuk menahan beban bersama. Oleh karena itu, nilai densifikasi agregat yang seutuhnya hanya dapat dicapai dengan pengerjaan troweling berulang seperti pada prosedur pemasangan topping. Senyawa penyembuh (curing) kemudian diterapkan, sehingga penyembuhan dengan air tidak lagi diperlukan karena sudah ada cukup air yang tersegel di dalam pelat oleh senyawa tersebut.

Kemudian, sambungan pereda tegangan diletakkan di lantai agar tegangan tarik yang muncul selama penyusutan tidak akan menjadi lebih besar dari kekuatan tarik beton sebab jika titik itu tercapai, beton akan retak. Dengan desain campuran dan kondisi tanah dasar yang tepat, panel persegi berukuran 50 kaki memuaskan. Namun, jika kriteria desain yang paling utama adalah bebas retak, panel dapat dibuat lebih kecil.

Sambungan konstruksi mungkin tidak akan diperlukan jika retakan kecil tidak jadi permasalahan.Sambungan konstruksi dengan proses tooling dapat menyebabkan masalah karena akan menghasilkan bukaan bulat dan lebar di lantai. Roda berdiameter kecil, dan bahkan yang besar, yang menggeleng celah ini dapat menyebabkan kerusakan sambungan. Oleh karena itu, setiap sambungan harus diisi dan diisi ulang sesuai kebutuhan untuk melindungi bagian tepi dari kerusakan akibat lalu lintas, dan untuk alasan sanitasi.

Selain itu, sambungan juga digunakan untuk mengisolasi lantai dari pergerakan diferensial bagian bangunan lainnya. Misalnya, kolom biasanya diletakan di dalam kotak karena dapat diperkirakan adanya beberapa gerakan ke bawah. Namun, kotak kolom tradisional tidak selalu diperlukan. Dalam banyak kasus, yang diperlukan adalah beberapa bentuk pemisahan antara pelat lantai dan kolom.

Sambungan konstruksi perlu dihindari karena diperlukan cukup banyak troweling tangan untuk menyelesaikannya dengan benar. Selain itu, sambungan konstruksi harus disambungkan sedemikian rupa sehingga beban berat muatan bergerak dapat dipindahkan dari satu pelat ke pelat lainnya tanpa ada pergerakan. Belakangan, hal ini dilakukan dengan menanamkan palang baja di tepi beton. Selain itu, pasak ditempatkan di tengah pelat dengan klip sisi busa untuk memungkinkan gerakan susut horizontal dan lateral.

Gunakan beton industrial Jayamix by SCG, silakan kunjungi website kami id.scgbuildingmaterials.com untuk informasi lebih lanjut.

Source: http://kalmanfloor.com/tips-to-avoid-problems-when-building-industrial-concrete-floors/

เรื่อง: SCG Experience

3 วัสดุปูพื้นภายนอก เนรมิตพื้นที่รอบบ้านให้สวยในสไตล์ตะวันตก

วัสดุปูพื้นภายนอก ที่จะมาช่วยสร้างสรรค์พื้นหน้าบ้าน ทางเดินรอบบ้าน ลานจอดรถ พื้นทางเดินในสวน หรือแม้กระทั่งสวนเล็กๆ หลังบ้าน ให้ได้บรรยากาศสวยงามสุดคลาสสิก เสมือนอยู่ในดินแดนของประเทศแถบตะวันตก  

       สำหรับใครที่ชื่นชอบหรือหลงใหลในบรรยากาศอันสวยงามของถนนหนทางหรือพื้นทางเดินที่สุดแสนจะคลาสสิกในประเทศแถบตะวันตก อย่าง อิตาลี สเปน อังกฤษ หรือฝรั่งเศส จนเก็บมาเป็นสไตล์ในฝันแล้วล่ะก็ เรามี 3 วัสดุปูพื้นภายนอก ที่จะมาเนรมิตพื้นทางเดินรอบบ้าน ลานจอดรถ พื้นทางเดินในสวน หรือแม้กระทั่งสวนหย่อมเล็กๆ หลังบ้าน ให้สวย โดดเด่น เสมือนได้อยู่ท่ามกลางประเทศในแถบยุโรปกันเลยทีเดียว ไม่ว่าจะเป็น Stamp Pave, Carpet Stone และ Stamp Concrete

       1. สร้างพื้นทางเดินมิติใหม่ด้วยเสน่ห์จากลายหิน กับ Stamp Pave กระเบื้องปูพื้นที่มีรูปทรงและเส้นสายของลายแผ่นหินที่แตกออกอย่างเป็นธรรมชาติ มีหลากหลายสีสันและลวดลายให้เลือกใช้ มาพร้อมกับความแข็งแรง ทนทาน ชั้นสีผสมอยู่ในเนื้อคอนกรีต ทำให้สีไม่หลุดล่อน และทำความสะอาดง่ายเพราะผ่านการเคลือบผิวหน้าด้วยน้ำยาเคลือบเงาผิวคอนกรีตโดยเฉพาะจากโรงงาน เหมาะสำหรับปูพื้นทางเดินในสวน ลานจอดรถ และพื้นที่อเนกประสงค์รอบๆ บ้าน ให้บรรยากาศในสไตล์ที่ไม่เคยตกยุค

ภาพ: Stamp Pave ลาย London ผิวหน้าเสมือนหินธรรมชาติที่ได้รับแรงบันดาลใจมาจากความสวยงามของท้องถนนในแถบยุโรป 

ภาพ: จากพื้นทางเดินอันแสนโรแมนติกในอิตาลี ถูกถ่ายทอดลวดลายลงบน Stamp Pave ลาย Como และ Naple จนเกิดเป็นเส้นสายที่สงบและผ่อนคลาย

ภาพ: ให้ความรู้สึกคลาสสิกและเพิ่มมิติให้กับพื้นทางเดิน ด้วยกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Milano ผิวสัมผัสของกระเบื้องเสมือนลายหินที่แตกออกอย่างเป็นธรรมชาติ ให้ความรู้สึกคล้ายเดินเล่นอยู่ในสวนต่างประเทศ 

ภาพ: Stamp Pave ลาย Tuscany ด้วยกระเบื้องทรงกึ่งวงกลมที่มีรายละเอียดของลายหินที่ก่อให้เกิดลวดลายต่อเนื่องและลงตัว สามารถนำมาจัดวางสลับสีสันให้เกิดเป็นแพทเทิร์นที่แปลกตาและน่าหลงใหล 

ภาพ: แบ่งสัดส่วนการจัดวางกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Florence ให้เป็นเส้นทางตามการก้าวเดิน พื้นที่ด้านข้างโรยหินกรวดสีขาวและดำขนานไปกับทางเดินยาว เพิ่มลูกเล่นน่ารักๆ ให้กับสวนได้อย่างไม่ซ้ำใคร

ภาพ: ผสมผสานความคลาสสิกและความรู้สึกอ่อนหวานโรแมนติกไปด้วยกันอย่างลงตัว ด้วยรูปทรงและเส้นสายของกระเบื้องปูพื้น Stamp Pave ลาย Zofia

       2. หรูหรา ลงตัว ในแบบคลาสสิก ด้วย Carpet Stone กระเบื้องปูพื้นที่นำรูปทรงเรขาคณิตมาจัดวางอย่างลงตัว โดยมีตาข่ายช่วยยึดอยู่ด้านหลัง เพื่อเรียงร้อยก้อนคอนกรีตให้เป็นรูปทรงต่างๆ อย่างเช่น ทรงพัด รูปทรงที่โค้งเว้า ช่วยเพิ่มความหรูหราและโอ่โถงให้กับพื้นที่ได้มากยิ่งขึ้น หรือจะเป็นทรงโค้งแบบครึ่งวงกลม เมื่อนำมาประกบกันก็จะได้วงกลมที่สมบูรณ์ เพิ่มความโดดเด่นให้กับพื้นที่ แต่หากชอบความเป็นธรรมชาติ อาจเลือกรูปทรงอิสระ อย่างรุ่น Natutal ที่ให้ความคลาสสิกและสวยงาม เสมือนเดินอยู่ท่ามกลางธรรมชาติ Carpet Stone สามารถปูพื้นทางเดินในสวน ลานจอดรถ และพื้นที่อเนกประสงค์ต่างๆ เพื่อให้ได้บรรยากาศของความคลาสสิกและสวยงามได้ตามต้องการ 

B.jpg